Install BIND9 Slave di Debian11
Mengkonfigurasi BIND9 Slave DNS pada Debian 11[edit]
Server DNS dapat diatur untuk menjalankan fungsi master atau slave. Dalam catatan sebelumnya, kita membahas cara mengonfigurasi server DNS primer BIND di Debian 11. Dalam catatan ini, kita akan membahas cara mengkonfigurasi Server DNS Slave BIND di Debian 11. Server DNS slave menerima salinan data dari server DNS master/primer menggunakan metode transfer zona. Dalam metode ini, data zona disimpan dalam cache untuk waktu tertentu dan digunakan untuk melayani permintaan DNS.
Dalam catatan ini, kita akan menggunakan server DNS primer/master yang IP-nya 192.168.1.12 dengan nama domain ns1.sandya.net.id. Dan kita akan menyiapkan server sekunder/slave dengan IP 192.168.1.10 dan ns2.sandya.net.id sebagai nama domain.
Untuk mengatur Master & Slave kita perlu mengkonfigurasi server DNS primer/master dan mengaktifkan transfer zona ke server sekunder/slave (ns2.sandya.net.id). Pertama-tama kita perlu mengedit /etc/named.conf.local di server primer/Master (ns1.sandya.net.id)
Forward Zone :
zone "sandya.net.id" IN {
type master;
file "/etc/bind/fzone.sandya.net.id.db";
allow-update { none; };
allow-transfer { 192.168.1.10; };
also-notify { 192.168.1.10; };
};
Reverse Zone :
zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "/etc/bind/rzone.sandya.net.id.db";
allow-update { none; };
allow-transfer { 192.168.1.10; };
also-notify { 192.168.1.10; };
};
Lakukan restart pada BIND DNS server primer/Master
# systemctl restart bind9
Selanjutnya, Lakukan konfigurasi Server BIND Slave, Sebelum kita memulai instalasi, Lakukan update indeks repositori Debian 11 dengan menjalankan perintah di bawah ini.
# apt update -y
Kemudian lanjutkan dan instal server DNS BIND. Nama untuk server DNS ini di Debian adalah bind9 dan tersedia di repositori secara default. Instal menggunakan perintah APT seperti di bawah ini.
# apt-get install -y bind9 bind9utils bind9-doc dnsutils
Membuat Zone[edit]
Menggunakan file /etc/bind/named.conf.local, kita akan membuat zona dengan mengedit konten file ini menggunakan editor nano
# nano /etc/bind/named.conf.local
Kita akan membuat zona forward dan reverse. Pertama, mari kita mulai dengan membuat entri untuk forward zone untuk domain sandya.net.id.
Forward Zone :
zone "sandya.net.id" IN {
type salve;
file "/var/cache/bind/fzone.sandya.net.id.db";
allow-update { none; };
masters { 192.168.1.12; };
};
Reverse Zone :
zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
type slave;
file "/var/cache/bind/rzone.sandya.net.id.db";
allow-update { none; };
masters { 192.168.1.12; };
};
Lakukan restart pada BIND DNS server
# systemctl restart bind9
Lakukan perubahan pada file /etc/resolv.conf dengan editor nano
# nano /etc/resolv.conf
Tambahkan IP Address BIND Server
nameserver 192.168.1.10
Lakukan perubahan kepemilikan folder /var/cache/bind menjadi milik bind dengan perintah berikut :
# chown bind:bind /var/cache/bind
Setelah semua selesai lakukan pengujian dengan nslookup atau dig
SELESAI