Install BIND9 Master di Debian11

Revision as of 04:28, 23 June 2022 by Administrator (talk | contribs)
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)

Mengkonfigurasi BIND9 Master DNS pada Debian 11 edit

Jika kita memiliki nama domain dan ingin memiliki server DNS sendiri, maka kita pasti perlu menyiapkan server DNS. Server DNS otoritatif digunakan untuk menyimpan catatan DNS oleh pemilik domain dan memberikan jawaban untuk resolver DNS seperti 8.8.8.8 atau 1.1.1.1.


DNS adalah layanan internet yang digunakan untuk menyelesaikan Nama Domain ke Alamat IP dan sebaliknya. BIND (Berkeley Internet Name Domain) adalah perangkat lunak DNS open-source, fleksibel, dan berfitur lengkap yang dapat digunakan untuk bertindak sebagai server DNS otoritatif.


Catatan ini akan membantu kita mengkonfigurasi Master BIND DNS Server di Debian 11. Pastikan server DNS memiliki Alamat IP statis, supaya tidak ada perubahan pada IP Address pada DNS Server setelah dikonfigurasi.

Kita asumsikan Debian server sudah terinstall dan reposiroty sdh ditambahkan ke repository local indonesia, dengan contoh sebagai berikut :

    deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ bullseye main contrib non-free
    deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian/ bullseye-updates main contrib non-free
    deb http://kartolo.sby.datautama.net.id/debian-security/ bullseye/updates main contrib non-free 

Sebelum kita memulai instalasi, Lakukan update indeks repositori Debian 11 dengan menjalankan perintah di bawah ini.

    # apt update -y

Kemudian lanjutkan dan instal server DNS BIND. Nama untuk server DNS ini di Debian adalah bind9 dan tersedia di repositori secara default. Instal menggunakan perintah APT seperti di bawah ini.

    # apt-get install -y bind9 bind9utils bind9-doc dnsutils

Direktori konfigurasi bind9 adalah /etc/bind/. Ini menampung file konfigurasi dan file pencarian Zone. Konfigurasi global adalah /etc/bind/named.conf . Dan konfigurasi DNS lokal, adalah /etc/bind/named.conf.local.

Membuat Zone edit

Menggunakan file /etc/bind/named.conf.local, kita akan membuat zona dengan mengedit konten file ini menggunakan editor nano

    # nano /etc/bind/named.conf.local

Kita akan membuat zona forward dan reverse. Pertama, mari kita mulai dengan membuat entri untuk forward zone untuk domain sandya.net.id.

Forward Zone :

     zone "sandya.net.id" IN {     
               type master; 
               file "/etc/bind/fzone.sandya.net.id.db";
               allow-update { none; };
     };

Reverse Zone :

     zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN { 
              type master; 
              file "/etc/bind/rzone.sandya.net.id.db"; 
              allow-update { none; };
     };

Edit file /etc/bind/fzone.sandya.net.id.db dengan editor nano :

     $TTL    604800
     @       IN      SOA     sandya.net.id. noc.sandya.net.id. (
                             6         ; Serial
                        604800         ; Refresh
                         86400         ; Retry
                       2419200         ; Expire
                        604800 )       ; Negative Cache TTL
     @       IN       NS       sandya.net.id.
     ns1     IN       A        192.168.1.12
     sandya.net.id.   IN       MX   10   mail.sandya.net.id.
     www     IN       A        192.168.1.13
     mail    IN       A        192.168.1.14
     ftp     IN       CNAME    www.sandya.net.id.

Edit file rzone.sandya.net.id.db dengan editor nano :

     $TTL    604800
     @       IN      SOA     ns1.sandya.net.id. noc.sandya.net.id. (
                             6         ; Serial
                        604800         ; Refresh
                         86400         ; Retry
                       2419200         ; Expire
                        604800 )       ; Negative Cache TTL
     @       IN      NS     ns1.sandya.net.id.
     ns1     IN      A      192.168.1.12
     12      IN      PTR    ns1.sandya.net.id.
     13      IN      PTR    www.sandya.net.id.
     14      IN      PTR    mail.sandya.net.id.


Lakukan pengecekan forward dan reverse zone dgn perintah named-checkzone sebagai berikut :

     # named-checkzone sandya.net.id /etc/bind/fzone.sandya.net.id.db

Jika tidak terdapat syntax error, lanjut pengecekan untuk reverse zone :

     # named-checkzone 1.168.192.in-addr.arpa /etc/bind/rzone.sandya.net.id.db

Lakukan restart and enable pada BIND DNS server

     # systemctl restart bind9
     # systemctl enable bind9

Cek status BIND service

     # systemctl status bind9

Jika hasilnya sudah Running, maka langkah selanjutnya lakukan perubahan pada file /etc/resolv.conf dengan editor nano

     # nano /etc/resolv.conf

Tambahkan IP Address BIND Server

     nameserver 192.168.1.12

Simpan konfigurasi, dan lakukan restart service BIND kembali. Setelah itu lakukan pengetesan dgn nslookup atau dig

SELESAI